***sapa seseorang yang bertemu denganmu seolah2 mereka adalah orang yang kamu cintai, dengan senyum dan berbicaralah dengannya menggunakan kata2 positif, syukuri n nikmati segala perubahan yang terjadi sebesar apapun itu,***.tidak ada yang besar, kecuali diawali dari yang kecil, *** ,aku pasti bisa, karena aku luar biasa, ***, semakin sering aku memiliki sikap yang baik, semakin sering aku mengalami hari yang baik,***, apa yang kulihat di dalam pikiranku, adalah apa yang kuperoleh di dalam kehidupanku

Selasa, 13 Mei 2014

mutiara kebijaksanaan

 Kehalusan budi dapat meluluhkan kesombongan dan kekerasan hati.
 Setiap saat tuhan melakukan kreatifitas, tugas manusialah untuk mengembangkannya.
 Kesabaran bukanlah menerima apa adanya tapi kesadaran akan adanya proses.
 Hilangkan rasa takut dengan berani.
 Orang bijak meletakkan mulut di pikirannya, orang bodoh meletakkan meletakkan pikiran di mulutnya.

 Cinta adalah pelangi, kerinduan adalah adalah warnanya.
 Mengapaanda tidak bisa memaafkan tidak bisa memaafkan kesalahan anda, padahal anda bisa memaafkan orang lain.
 Tidak ada kebanggaan kecuali saat mampu memcahkan persoalan.
 Budi orang tua hanya dapat di balas dengan kebanggaan mereka pada keberhasilan kita.
 Kebaikan yang tidak di kelola akan dihancurkan oleh keburukan yang terkelola.

 Tidak ada yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin.
 Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana.
 Manis jangan segera di telan, pahit jangan segera dimuntahkan.
 Kesombongan adalah rasa rendah diri yang ditutup-tutupi.
 Dalam keadaan yang sulit kita harus tetap tenang.

 Manis akan terasa manis saat mengecap yang pahit.
 Praktik akan membuat kesempurnaan.
 Sekali melangkahpantang untukkembali.
 Selagi muda, rajinlah berkarya.
 Jadilah dirimu sendiri, jangan jadi orang lain.

 Orang yang berkemauan lebih di hargai, daripada orang yang berkemampuan tapi tidak berkemauan.
 Jangan takut membuat kesalahan, selama tidak merugikan orang lain.
 Setiap manusia dituntut untuk berprestasi dan maju.
 Kemewan merangsang kebutuhan-kebutuhan, kesederhanaan menambah kebahagiaan (kenikmatan).
 Hidup yang tidak berjuang dan jalan yang tiada menempuh kesulitan, artinya bukan hidup, artinya bukan jalan. Hidup yang takut kesulitan samalah dengan jarum jam yang diputar orang lain, dan bila putaran habis, diapun akan berhenti dengan sendirinya.

 Tiada keberhasilan tampa keberanian.
 Lebih baik mencoba tetapi salah daripada tak pernah salah karena tak pernah mencoba.
 Kepintaran akan dikalahkan oleh keberanian.
 Berhenti akan mati, lamban ketinggalan, mundur hancur, dan bila malas akan tergilas.
 Rahasia dari kebijaksanaan, kekuatan dan pengetahuan adalah kerendahan hati, rahasia dari pengaruh adalah kesederhanaan.

 Tiada keberhasilan tampa pengorbanan.
 Jiwa yang tak punya pertimbangan ibarat sebuah rumah yang tak berpenghuni yang sedang menuju kehancuran.
 Siapa yang bergaul dengan orang bijak akan menjadi bijaksana, tetapi bergaul dengan orang bebal akan menjadi malang.
 Apabila tercecer uang miliksalah seorang diantara kamu, pasti seketika itu juga dia akan mengatakan “ uang aku hilang!” namu dia tidak pernah mengatakan “hari-hariku hilang dengan segala perbuatan (sis-siaku). (Al imam abu bakar iyasy)
 Kekayaan yang paling tinggi adalah fikiran, kemelaratan yang paling parah adalah kebodohan, kesepian yang paling parah adalah bangga pada diri sendiri danketurunan yang paling mulia adalah budi pekertiyang luhur.

 Dunia ibarat air laut, diminum hanya menambah haus.
 Janganlah takut keecuali pada dosamu, dan janganlah memohon kecuali pada Rabb-Mu. Dan jangalah malu orang yang tidak tahu untuk bertanya, dan janganlah malu orang yang ditanya yang tidak diketahuinya untuk mengatakan aku tidak tahu.
 Mencintai orang yang tidak mencintai kita adalah suatu kebodohan.
 Teteskanlah darah dan keringat di masa mudamu jika kau tidak ingin menyesal.
 Manusia hanya merencanakan, tuhanlah yang menentukan.

 Tertawalah maka dunia akan tertawa bersama kita, menangislah maka kau akan menangis sendirian.
 Yang mengendalikan manusia di usia duapuluhan adalah tekad juangnya, disaat tigapuluhan adalah kegesitannya (energik), disaat empat puluhan adlah kemampuannya dalam membedakan dandisaat lima puluhan adalah pengalamannya.
 Seandainya kau orang malas kau jangan sendirian, kalau kau senang menyendiri seharisnya kau jangan sendiri.
 Barangsiapa tidak siap hari ini, ia tak akan siap hari esok.
 Kecantikan dan ketampanan tidak lebih hanya seonggok daging dan tulang yang tertata rapi.

 Jika kau dicintai maka bersikaplah selayaknya orang yang pantas dicintai.
 Ketenangan pangkal kewaspadaan, kewaspadaan pangkal kemenangan.
 Belajarlah, bekerjalah seolah-olah kau hidup selamanya, tapi beribadahlah seolah-olah kau mati esok.
 Para pemenang berpikir tentang apa yang dapat dan akan mereka lakukan, orang-orang gagal berpikir terus apa yang tidak dapat dan seharusnya mereka lakukan. (trustco)
 Barangsiapa memelihara ketaatan kepada Alloh dimasa muda dan masa kuatnya, maka Alloh memelihara kekuatannya di saat tua dan saat kekuatannya melemah, ia akan tetap diberi kekuatan pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir dan kekuatan akal. (Ibnu Rajab)

 Alloh Akan meninggikan orang-orang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.(Al Mujadillah :11)
 Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin, dan mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari. (Hasan Al Bana)
 Nak, carilah kematian niscaya engkau temukan kehidupan. (Abu Bakar)
 Sesungguhnya Alloh tidak mengubah keadaan suatu kaum sehinggamereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar Ra’du : 11)
 Di hampari jalan menuju surga dengan perkara-perkara sulit (yang dibenci) dan dihampari jalan menuju neraka ddengan syahwat (keindahan yang melenakan). (HR Bukhari)

 Bekerjalah kamu, maka Alloh dan Rosul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu. (At Taubah)
 Kebiasaan para pahlawan adalahberpikir lebih cepat dari orang biasa, bekerja sebelum orang lain bekerja, beraktifitas lebi lama dari orang biasa. Mengurang jam-jam santainya,menyedikitkan waktu tidurnya, memberdayakan semuanya.
 Jika kau ingin bermandikan kemuliaan, jangan puas dengan apa yang ada dibawah bintang, sebab rasa kematian untuk urusan kecil, seperti rasa kematian untuk perkara besar. (Al Mutarabbi)
 Keberaniaan tidak akan mempercepat ajal, karena ajal sudah ditentukan. Sesungguhnya sikap pengecut tidak akan memperlambat ajal. Karena ajal sudah ditentukan. (Sayyid Quthub)
 Siapa yang hidup dalam dunia pikiran, dapt melepaskan dirinya dari gangguan hidup sehari-hari. (Moh. Hatta)

 Beritahu dunia apa yang ingi anda lakukan, tetapi pertama-tama tunjukkan dulu.
 Barangsiapa beramal tampa ilmu maka bahayanya lebih banyak daripada manfaatnya, sebagaimana amal tampa niatjadinya kelelahan dan niat tampa ikhlas jadinya kesia-siaan dan ikhlas tampa realisasi jadinya buih.
 Berusaha terus menerus akan lebih bermanfaat daripad menggunakan kekerasan,lebih dari itu bayak masalah yang tidak dapat terselesaikan karena saling bertumpuk, akan selesai dengan sendirinya bila dikerjakan sedikit demi sedikit. (Plutorch)
 Dalam hal apapun seseorang harus mempertimbangkan akhir.
 Tetaplah kuat sebisa mungkin dalam tiap keadaan, tetap tenang. Punyai kesabaran tampa batas, jangan pernah memojokkan lawan dan selalu beri kesempatan untuk menyelamatkan mukanya. Tempatkan diri anda pada posisinya sehingga dapat melihat sesuatunya seperti yang dia lihat. (B. Henry)

 Untuk memimpin, kamu memerlukan dua hal : mau kemana dan alasannya.
 Focus ke tujuan, believe yaur self, details and change.
 Sapa seseorang yang bertemu denganmu seolah-olah mereka adalah orang yang anda cintai, dengan senyuman dan berbicaralah dengannya menggunakan kata-kata/kalimat yang positif. Syukuri dan nikmati segala perubahan yang terjadi sebesar apapun itu.
 Biarlah kita tidak pernah melakukan negoisasi tampa rasa takut, namun marilah kita tidak pernak takut untuk bernegoisasi.
 Untuk memimpin kamu memerlukan dua hal : 1. Visi mengenai perubahan yang anda inginkan, 2. Kemampuan untuk mengajak orang lain bergerak bersama anda dalam arah yang baru.

 Jika anda tidak tahu kemana akan pergi, kemungkinan besar anda akan sampai ditempat yang lain lagi.
 Rasa takut mematikan mental.
 Gunakanlah kata-kata yang lembut tapi argumentasi yang kuat. (Pepatah Inggris)
 Pengetahuan adalah kekayaan yang selalu mengikuti pemiliknya kemanapun ia berada.
 Hari ini adalah hari yang kau risaukan kemarin.

 Sebuah senyuman dapat terjadi secepat kilat, namun kenangannya mampu bertahan seumur hidup. Senyumlah...
 Di balik kebencian orang terhadap kita,sebenarnya terdapat kekaguman atas yang tidak mampu atau miliki pada diri kita.
 Seandainya kau hanya memberikan satu hal kepadamu anakmu, berikanlah antusiasme (Bruce Berton)
 Keraguan merupakan kunci pengetahuan (pepatah Persia)
 Apa yang dilakukan orang bodoh disaat akhir, di lakukan orang pintar disaat awal. (Pepatah spanyol)

 Laut tenang tidak menciptakan pelayar tangguh. (Pepatah Afrika)
 Orang muda menyebutkan apa yang sedang mereka kerjakan, orang tua menyebutkan apa yang telah mereka kerjakan, orang bodoh menyebutkan apa yang mereka ingin kerjakan. (Pepatah Prancis)
read more “mutiara kebijaksanaan

Selasa, 11 Februari 2014

kata-katabijak II

- pikiran besar mendiskusikan ide-ide (gagasan)
- pikiran sedang mendiskusikan kejadian-kejadian
- pikiran kerdil mendiskusikan orang-orang


> berjalanlah maka kamu akan sehat dan diberi rizki


*supaya bahagia:

- 1. memaafkan (diri sendiri dan oarng lain)
- 2. menerima takdir (baik atau buruk)
- 3. Taubat
- 4. syukur dan berbagi
- 5. kepasrahan = tawakkal
- 6. keimanan= ibadah


. usia andayang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan anda.


>kemampuan seseorang tidaklah berbeda jauh, kalaupun ada hanya masalah kesabaran dan ketahanan saja.


hiduplah dalam batasan hari ini saja, jangan mengingat-ingat masa lalu dan jangan pula was-was dengan masa yang akan datang.


anda tidak akan pernah memiliki cinta, sebelum anda mencintai diri anda sendiri terlebih dahulu. (ronal frank)


*kami tahu tampa pemimpin yang mengerjakan hasil pembicaraan maka semua rencana, janji, dan impian kita teentang masa depan hanya sekedar pembicaraan. (general electric)


*beratnya suatu pekerjaan bukan terletak pada jumlahnya melainkan pada beban emosi yang terkandung pada pekerjaan itu sendiri.


*kesehatan adalah mahkota yang bertengger diatas kepala orang sehat, tetapi hanya orang sakit yang mampu melihatnya. (hasan al Bana)


*siapa yang sanggup untuk menikah hendaknya (segera) menikah, hal itu lebih bisa menundukkan pandangan mata dan menjaga kemaluan. kalau dia tidak bisa, hendaknya dia berpuasa. sebab, puasa itu merupakan benteng baginya."(HR Ahmad)


*memaafkan adalah membuat keputusan besar untuk tidak lagi membiarkan orang yang pernah menyakiti kita memiliki kekuatan lagi untuk terus menerus melukai hti kita.


> sangat mengherankan orang-orang menebus kesedihan di masa depan yang belum tentu ada, dengan bersedih pada hari ini.
hindarilah angan-angan yang berlebihan, sebab hari ini kita sudah sangat sibuk.


> harimu adalah hari ini biarkan masa depan datang sendiri


> make the best today, and tomorrow will be great...


> sesungguhnya rabb yang telah mencukupisebelumnya, dia akan mencukupi besok dan hari-hari mendatang.


* jika seseorang berhasil menggapai puncak kemuliaan, maka musuhnya adalah bintang-bintang di langit kedengkian, ia akan dilempar dengan busur-busur atas semua kebesarannya, meski yang mereka lakukan tidak akan sampai sasaran.


- jika saya ingin bebas, saya harus menjadi orang yang saya inginkan.


jika Alloh menginginkan kebaikan pada seorang hamba di saat-saat yang tertekan , maka dia menjadikan hamba itu mengantuk sebagai wujud penjagaan dari-Nya.


- seseorang yang mudah menyerah tidak akan pernah menang, dan seorang pemenang tidak pernah menyerah.


> jika saya ingin bebas, saya harus menjadi yang saya inginkan.


- if you can, you can do it and if you think you can't, you right. (henry ford)


> berhentilah menjadi tahanan dari masa lalu, jadilah arsitek untuk masa depan. (walt disney)


- anda yang sekarang adalah sama dengan diri anda 5 tahun lalu, kecuali dua hal : orang yang bekerja sama dengan anda dan buku yang anda baca. (charles Jones)


- kegagalan adalah kesempatan untuk memulai lagi dengan jauh lebih baik. (henry Ford)
read more “kata-katabijak II”

Senin, 10 Februari 2014

manajemen kurikulum (resume)

MANAJEMEN KURIKULUM (oleh Dr Ahmadi Bardan:



Pendidikan Kecakapan Hidup


1. Pendidikan sebagai kebutuhan
Maju tidaknya suatu bangsa sangat tergantung pada pendidikanbangsa tersebut.
Mulyasana (2011 : 15) delapan fungsi pendidikan.
a. Menumbuhkan kesadaran hidup.
b. Membantu penyesesuaian diri dengan perubahan dan sesuatu yang baru.
c. Membantu melepaskan manusia dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan.
d. Membantu pembentukan jati diri.
e. Membantu memecahkan kesenjangan hidup di tengah perubahan.
f. Membantu memahami arti dan hakekat hidup.
g. Membantu proses pematangan kualitas diri.
h. Membantu menumbuhkan akhlaq mulia.

2. Kurikulum sebagai bangunan pendidikan
Kurikulum merupakan sarana bagi tercapainya tujuan pendidikan.

3. Institusi Berbasis Agama
Madrsah, yang juga memuat kurikulum, termasuk dalam sistem pendidikan nasional yang tumbuh dan berkembang dari, oleh dan untuk masyarakat, sudah leebih dahulu menerapkan konsep pendidikan berbasis masyarakat. Mereka membangun madrasah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Hingga saat ini 90 % madrasah adalah milik swasta sisanya berstatus negeri dan kondisisebaliknya untuk sekolah umum.

4. Pentingnya Merumuskan Manajemen Kurikulum Kecakapan Hidup
Fidler (2002 : 72) sembilan faktor untuk meraih manajemen sekolah efektif yaitu : menyampaikan harapan yang tinggi, penekanan akademik, berbagi visi dan tujuan, kepemimpinan yang jelas, SMT yang efektif,konsisten dalam pendekatan, kualitas mengajar, pendidikan berpusat pada siswa dan dukungan orang tua.
Dalam AIM ada beberapa tahapan, Taba (Henson : 1995 : 114 – 116) yaitu menganalisis kebutuhan, merumuskan tujuan, memilih isi, mengelola isi, memilih kegiatan, mengelola aktifitas, mengevaluasi dan memeriksa keseimbangan skuensi. Dalam melaksanakan manajemen kurikulum, menurut Rusman (2009 :4) ada lima prinsip, pertama produktifitas,kedua demokratisasi, ketiga kooperatif,keempat efektifitas dan efisiensi dan kelima mengerahkan visi, misi dan tujuan.
Undang-undang No. 20 tahun 2003 Bab II Pasal 3, Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berimandan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlaq Mulia, Sehat, Berilmu, Cakap, Kreatif, Mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab sesuai dengan Visi Pendidikan Nasional yaitu “ Insan Indonesia Cendekia Cerdas dan Kompetitif” (Rentra Depdiknas, 2007 : 10)

5. Mengkerangkai Penyusunan manajemen Kurikulum Kecakapan Hidup.
Dalam manajemen kurikulum terdapat sistem kurikulum dan sistem pendukung kurikulum antara lain :
a) SDM (guru, siswa, tenaga kependidikan, pustawan dan laboran),
b) keuangan,
c) manajemen lembaga,
d) program pendidikan,
e) struktur dan isi kurikulum,
f) suasana akdemik,
g) kesiswaan,
h) sarana prasarana,
i) sistem informasi.
Tujuan akhirnya adalah cerdas hidup kompetitif bernilai kompleksitas secara berkelanjutan bagi siswa.
6. Beberapa Asumsi dan Pertanyaan
Asumsi dasar, pertama, kurikulum merupakan salah satu aspek yang menentukan mutu pendidikan. Kedua adalah terwujudnya lulusan yang cakap. Ketiga lean innovation. Keempat tegaknya kepemimpinan di tingkat korporasi.
Manajemen adalah menjalankanfungsi perencanaan, pengorganisasian, pergerakan dan pengendalian menadi suatu kegiatan yang terkait.

Kompetensi merupakan aktualisasi potensi peserta didik melalui pendidikan. Kompetensi adalah keseluruhan pengetahuan (knowledge), amal (skill), nilai dan sikap (attitude) yang direfleksikan dalam berfikir dan bertindak.
Filsafat konstruktivisme bisa diartikan pengetahuan adalah kontruksi (bentukan) kita sendiri. Sukmadinata (2009:10) konsep pendidikan ini bertolak dari anggapan dasar bahwa sejak dilahirkan,anak telah memiliki potensi-potensi, baik potensi untuk berfikir, berbuat, memecahkan masalah, maupun untuk belajar dan berkembang sendiri. Rakhmat (1997:73) menjelaskan anak mempunyai suatu keinginan alami untuk belajar dan menemukan berbagai hal tentang dunia di sekelilingnya. Strategi lean innovation bisa bisa diartikan dengan cara untuk meraih suatu hasil yang terbaik dan terbangun pengembangan tiada henti untuk mengimbangi perubahan yang terus berlangsung pula di era kompleksitas dan turbulensi.

Sudrajat (2011 : 71) ilmu yang amaliah, amal yang ilmiah dengan berakhlak mulia. Tahapan manajemen strategis yang pertama, mengembangkan pernyataan visi dan misi. Barker (1994 : 79) vision without action is merely dream, action without vision just passes the time, vision with action can change the world.
Visi adalah kemampuan melihat dan memahami untuk berimajinasi dalam persiapan masa yang akan datang. Kedua, analisis strategis adalah analisis perubahan lingkungan internal dan eksternal sebagai bahan untuk merumuskan misi, visi, produk, keunggulan kompetitif, inti kompetensi dan nilai-nilai institusi. Ketiga, formulasi strategi.
Perumusan strategi digunakan untuk menentukan rute yang diempuh organisasi tersebut dalam mencapai visi, misi dan tujuannya. Ada beberapa macam strategi contohnya SWOT (strenghts, weaknes, oppurtunity, threats). Keempat, implementasi strategi. Tahap pelaksanaan David (2005 : 338 – 339) yang perlu diperhatikan yaitu, 1.mengelola kekuatan pada semua hal selama tindakan dilaksanakan, 2.berfokus pada efisiensi, 3. Proses operasional, 4.membutuhkan motivasi khusus dan keahlian kepemimpinan dan, 5.membutuhkan koordinasi diantara banyak individu. Kelima, evaluasi strategi. Digunakan untukmemastikan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Manfaat manajemen strategik ialahmembantu sekolahmemformulasikan strategi yang lebih baik untuk pilihan strategi. Perencanaan strategik adalah proses pemilihan tujuan-tujuan organisasidan menjamin bahwa strategi telah dilaksanakan.
Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Untuk perkembangan peserta didik ada beberapa tahapan, Riyanto (2009 :87) perkembangan manusia dari lahir sampai dewasa di bagi tiga fase :
1. 0-7 tahun adalah masa kecil ke masa bermain,
2. 7-14 tahun adalah masa anak belajar,
3. 14-21 tahun adalah masa remaja/pubertas.
Ada sembilan kecerdasan menurut teori MI Gardner :
1. Kecerdasan linguistik,
2. Kecerdasan matematis-logis,
3. Kecerdasan spasial,
4. Kecerdasan kinetis-jasmani,
5. Kecerdasan musikal,
6. Kecerdasan intra-personal,
8. Kecerdasan naturalis dan
9. Kecerdasan eksistensial.
Empat hal kategori yang mempresentasikan gaya belajar masing-masing individu yaitu :
1. Lingkungan (suara, sinar, temperatur dan harian siswa),
2. Emosi (motivasi, tanggung jawab, persistence, struktur),
3. Sosiologis (dirinya sendiri, teman belajar, psangan, tim, kedewasaan),
4. Fisik (kekuatan persepsi, waktu dan mobilitas).

Ada 5 hal prinsip perencanaan dan pengembangan kurikulum :
1. Relevansi (antara tujuan, isi, proses belajar dengan tuntutan, kebutuhan, dan perkembangan masyarakat),
2. Flesibelitas (lentur, kurikulum untuk mempersiapkan anak untuk kehidupan sekarang dan masa yang akan datang),
3. Kontinuitas (perkembangan dan proses belajar anak berlangsung secara berkesinambungan, antar jenjang maupun pekerjaan),
4. Praktis/efisien (mudah dilaksanakan, murah),
5. Efektifitas (berkualitas).

Kurikulum Berbasis Sekolah ada 10 karakteristiknya yaitu:
1. Berpusat pada peserta didik,
2. Pengembangan dan standarisasi kurikulum,
3. Standarisasi isi dan indikator,
4. Standar dikembangkan oleh organisasi profesi,
5. Penyelarasan standarisasi kurikulum dan buku teks,
6. Dokumentasi kerangka kurikulum,
7. Aplikasi standarisasi,
8. Siswa memiliki hak yang sama untuk mengakses keilmuan (no child left behind),
9. Pengembangan teknologi,
10. Pengembangan peserta didik.

Guru yang baik memiliki kemampuan menciptakan suasana yang membelajarkan si pembelajar. Gary dan Margaret (mulyasa, 2007:21) 1. Memiliki kemampuan menciptakan iklim belajar yang kondusif, 2. Kemampuan mengembangkan strategi dan manajemen pembelajaran, 3. Memiliki kemapuan memberikan umpan balik (feedback) dan penguatan (reinforcement), dan 4. Memiliki kemampuan untuk meningkatkan diri.

Tujuh prinsip kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) :
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Pembelajaran berpusat pada peserta didik,
2. Beragam dan berpadu,
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni,
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan,
5. Menyeluruh dan berkesinambungan,
6. Belajar sepanjang hayat,
7. Seimbang antar kepentingan nasional dan kepentingan daerah.

Konsep dasar kecakapan hidup
Kecakapan bukan hanya sekedar bekerja, kecakapan merupakan kemampuan beradaptasi dan berperilaku positif yang dapat membuat individu untukmenyesuaikan diri secara efektik terhadap tuntutan dan tantangan kehidupan sehari-hari.
Samani (2007:6) kecakapan dibutuhkan untuk menghadapi dan memcahkan problem kehidupan secara arif dan kreatif. Dalam islam juga mencakup keterampilan untuk menjalankan tugas hidupnya sebagai hamba Alloh sekaligus khalifah-Nya. Manusia terdiri dari materi/jasad dan non materi/ruh. Mujib (1993 : 23) Potensi dasar manusia terdiri dari :
a. Bakat dan kecerdasan,
b. Heriditas,
c. Nafsu,
d. Karakter (watak asli),
e. Intuisi (ilham),
f. Insting (Naluri).

Muhaimin (2008:18) fitrah manusia ada 14 macam :
1. Fitrah beragama,
2. Fitrah berakal dan berbudi,
3. Fitrah kebersihan dan kesucian,
4. Fitrah bermoral/berakhlaq,
5. Fitrah kebenaran,
6. Fitrah kemerdekaan,
7. Fitrah keadilan,
8. Fitrah persamaan dan kesatuan,
9. Fitrah individu,
10. Fitrah sosial,
11. Fitrah seksual,
12. Fitrah ekonomi,
13. Fitrah politik,
14. Fitrah seni.

Krurikulum 2004 mengartikan kompetensi merupakan keseluruhan pengetahuan, sikap dan nilai yang dapat direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. UNICEF (2005:2) kecakapan hidup di bagi tiga:

pertama; kecakapan melakukan komunikasi dan hubungan antar personal (1. Berkomunikasi antar personal, 2. Bernegoisasi atau menolak, 3. Membangun empati, 4. Bekerjasama dalam tim, 5. Melakukan pembelaan diri),
kedua; kecakapan mengambil keputusan dan berpikir kritis (1. Menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan, 2. Berpikir kritis),
ketiga; keterampilan meniru dan mengelola diri (1. Meningkatkan kepercayaan diri, 2.mengelola perasaan, 3. Keterampilan mengelola stress.

USBE (Anwar, 2006:42) kecakapan hidup dibagi lima :
1. Belajar sepanjang hidup,
2. Berpikir komplek,
3. Komunikasi yang efektif,
4. Kolaborasi,
5. Mendemonstrasikan diri secara bertanggung jawab.

Secara umum keterampilan kecakapan hidup di bagi menjadi beberapa yaitu:
1. Kecakapan Personal dibagi menjaadi dua:
A. Kesadaran diri (1. Meniru dan mengelola diri sendiri, 2. Meningkatkan pengendalian internal, 3. Kecakapan membangun tujuan, 4. Kecakapan melakukan penilaian, 5. Kecakapan mengelola perasaan, 6. Kecakapan mengelola stress), B. Kecakapan berpikir (1. Kecakapan memproses informasi, 2. Kecakapan daya nalar, 3. Inkuiri, 4. Kreatifitas, 5. Evaluasi) 2. kecakapan Sosial
Tim BBE depdiknas (2003:8) kecakapan sosial meliputi : 1. Kecakapan komunikasi dengan empati (bercerita, mendengarkan orang lain, menuangkan pikiran melalui gambar dan tulisan), 2. Kecakapan bekerja sama (kerja kelompok, gotong royong membersihkan kelas)
3. Kecakapan Akademik UPI (2007:358) kecakapan akademik meliputi ; identifikasi variabel, merumuskan hipotesis, dan melaksanakan penelitian..
4. kecakapan Vokasional Bisa diartikan dengan kecakapan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu yang terdapat di masyarakat. Anwarn(2006:31) kecakapan yang di kaitkan dengan bidang kehidupan nyata.
5. Kecakapan Lunak Elfindib (2011:95) sembila jenis kecakapan lunak yaitu : taat beribadah, keterampilan berkomunikasi, terbentuknya sikap tanggung jawab, kejujuran dan tepat waktu, pekerja keras, beranimengambil resiko, terbiasa bekerjakelompok, berketerampilanrumah tangga, dan visioner.

Kurikulum Berbasis Kompetensi
(KBK) Kurikulum Berbasis Life Skill (KBL)
1. Cerdas Kerja 2. Standar 3. Keputusan Hierarkis 4. Kebutuhan Pasar Kerja 5. Sentalistis 6. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Pasar Kerja atau Pemerintah. 7. Teacher Centered 8. Evaluasi sistemik 9. Ujian standar nasional 10. Keseragaman 1. cerdas hidup 2. bebas standar 3. keputusan daribawah 4. kebutuhan peserta didik 5. desentralistik 6. MPMBS (Manajemen Mutu Berbasis Sekolah) 7. Learning Centered ( CTL / Contextual Teaching and Learning) 8. Evaluasi diri 9. Ujian sekolah 10. keragaman


Handayani (2009) delapan indikator materi kecakapan hidup :
1. Decision Making (Kemampuan Membuat Keputusan)
2. Wise use of resources (kemampuan memanfaatkan sumber daya)
3. Communication (komunikasi)
4. Accepting differences (menerima perbedaan)
5. leadership (kepemimpinan)
6. Usefull/maketable (kemampuan menjadi pekerja dan yang dibutuhkan lapangan kerja)
7. Healthy lifestyle choice (kemampuan memilih gaya hidup sehat)
8. Self responsibility (bertanggung jawab pada diri sendiri)


Mengkaji Kurikulum Madrasah
Sylaby (Daulay, 2007:95) Madrasah adalah lembaga pendidikan yang tumbuh setelah masjid.
Standar kompetensi lulusan madrasah aliyah (PERMENDIKNAS No. 22 dan 23 tahun 2006) yaitu :
1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja.
2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya.
3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggungjawab atas perilaku, perbuatan dan pekerjaannya.
4. Berpartisipasi dalam menegakkan aturan-aturan sosial.
5. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras dan golongan sosial ekonomi dalam lingkungan global.
6. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif dan inovatif.
7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif dalam mengambil keputusan.
8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk memperdayakan diri.
9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
10. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah komplek.
11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial.
12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggungjawab.
13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara demokratis dalam wadah negara kesatuan republik indonesia (NKRI)
14. Mengekpresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya.
15. Mengekpresikan karya seni dan budaya.
16. Menghsilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok.
17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan.
18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun.
19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat.
20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain.
21. Menunjukkan ketrampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis.
22. Menunjukkan ketrampilan menyimak, membaca, menulis dam berbicara dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris.
23. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi.


Manajemen Kurikulum Kecakapan Hidup di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Malang.
Malang dikenal sebagai kota pendidikan karena memiliki sejumlah perguruan tinggi diantaranya : Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri, Akademi Penyuluhan Pertanian, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Kesehatan Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Merdeka Malang, Universitas Gajayana Malang, Universitas Islam Malang, Sekolah Tinggi Informatika dan komputer Indonesia, Universitas Kanjuruan Malang, Universitas Wisnu Wardhana, Institut Teknologi Nasional Malang, STIBA Malang, Univesitas Machung, dan Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN)
Visi MAN Malang I : Mewujudkan Insan Berkualitas dalam IPTEK yang religius dan Humanis.
Misi MAN Malang I : pertama, menumbuhkan semangat belajar untuk mengembangkan IPTEK dan IMTAQ.
Kedua, mengembangkang penelitian untuk mendapatkan gagasan baru yang berorientasi pada masa depan.
Ketiga, mewujudkan kegiatan pembelajaran yang menyenakan, kreatif dan inovatif.
Keempat, menumbuhkembangkan semangat penghayatan dan pengamalan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima, mewujudkan warga sekolah yang memiliki kepedulian terhadap diri, lingkungan dan ber-estetika.

Tahap Implementasi Kurikulum :
1. Pendidikan dan Pelatiahan (DIKLAT) bagi pendidik dan tenaga kependidikan. pertama, workshop bagi guru yaitu KTSP, PAIKEM, Pembelajaran Berbasis IT, Pembelajaran program class CI+BI, Penyusunan silabus dan RPP. Kedua, Pustakawan yaitu pengelolaan perpustakaan berbasis IT. Ketiga, Laboran yaitu terkait manajemen laboratorium. Keempat, tenaga kebersihan dan taman terkait dengan perawatan dan kebersihan halaman dan gedung. Kelima, Tenaga keamanan terkait standar pelayanan tamu undangan dan standar pelayanan minimal keamanan madrasah.
read more “manajemen kurikulum (resume)”