***sapa seseorang yang bertemu denganmu seolah2 mereka adalah orang yang kamu cintai, dengan senyum dan berbicaralah dengannya menggunakan kata2 positif, syukuri n nikmati segala perubahan yang terjadi sebesar apapun itu,***.tidak ada yang besar, kecuali diawali dari yang kecil, *** ,aku pasti bisa, karena aku luar biasa, ***, semakin sering aku memiliki sikap yang baik, semakin sering aku mengalami hari yang baik,***, apa yang kulihat di dalam pikiranku, adalah apa yang kuperoleh di dalam kehidupanku

Sabtu, 27 Oktober 2012

Muhammad Al-Fatih

Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim]

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hambal Al-Musnad 4/335]

Kekaisaran Romawi terpecah dua, Katholik Roma di Vatikan dan Yunani Orthodoks di Byzantium atau Constantinople yang kini menjadi Istanbul. Perpecahan tersebut sebagai akibat konflik gereja meskipun dunia masih tetap mengakui keduanya sebagai pusat peradaban. Constantine The Great memilih kota di selat Bosphorus tersebut sebagai ibukota, dengan alasan strategis di batas Eropa dan Asia, baik di darat sebagai salah satu Jalur Sutera maupun di laut antara Laut Tengah dengan Laut Hitam dan dianggap sebagai titik terbaik sebagai pusat kebudayaan dunia, setidaknya pada kondisi geopolitik saat itu.

Yang mengincar kota ini untuk dikuasai termasuk bangsa Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, Arab-Muslim dan Pasukan Salib meskipun misi awalnya adalah menguasai Jerusalem. Arab-Muslim terdorong ingin menguasai Byzantium tidak hanya karena nilai strategisnya, tapi juga atas kepercayaan kepada hadits Rasulullah SAW melalui riwayat Hadits di atas.

Upaya pertama dilakukan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan pada tahun 668 M, namun gagal dan salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Abu Ayyub Al-Anshari ra. gugur. Sebelumnya Abu Ayyub sempat berwasiat jika ia wafat meminta dimakamkan di titik terjauh yang bisa dicapai oleh kaum muslim. Dan para sahabatnya berhasil menyelinap dan memakamkan beliau persis di sisi tembok benteng Konstantinopel di wilayah Golden Horn.

Generasi berikutnya, baik dari kekhalifahan Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah hingga Turki Utsmani pada masa pemerintahan Murad II ayah Muhammad II juga gagal menaklukkan Byzantium. Salah satu peperangan Murad II di wilayah Balkan adalah melawan Vlad Dracula, seorang tokoh Crusader (Perang Salib) yang bengis dan sadis (Dracula karya Bram Stoker adalah terinsipirasi dari tokoh Vlad Dracula ini, Insya Allah tokoh Dracula akan dibahas dalam Postingan berikutnya). Selama 800 tahun kegagalan selalu terjadi, hingga anak Sultan Murad II yaitu Muhammad II naik tahta Turki Utsmani.

Sejak Sultan Murad I, Turki Utsmani dibangun dengan kemiliteran yang canggih, salah satunya adalah dengan dibentuknya pasukan khusus yang disebut Yanisari. Dengan pasukan militernya Turki Utsmani menguasasi sekeliling Byzantium hingga Constantine merasa terancam, walaupun benteng yang melindungi –bahkan dua lapis– seluruh kota sangat sulit ditembus, Constantine pun meminta bantuan ke Roma, namun konflik gereja yang terjadi tidak menelurkan banyak bala bantuan.

Hari Jumat, 6 April 1453 M, Muhammad II atau disebut juga Mehmed II bersama gurunya, syaikh Aaq Syamsudin, beserta pasukannya dibawah komando Halil Pasha dan Zaghanos Pasha merencanakan penyerangan ke Byzantium dari berbagai penjuru benteng kota tersebut. Dengan berbekal 150.000 ribu pasukan dan meriam buatan Urban –teknologi baru pada saat itu– Muhammad II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk Islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai atau perang. Constantine XI Paleologus menjawab tetap mempertahankan kota dengan dibantu oleh Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovanni Giustiniani dari Genoa.

Kota dengan benteng 10m-an tersebut memang sulit ditembus, selain di sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit 7 m. Dari sebelah barat melalui pasukan altileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan laut Marmara pasukan laut harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.

Berhari-hari hingga berminggu-minggu benteng Konstantinople atau Byzantium tak bisa jebol, kalaupun runtuh membuat celah pasukan Constantine mampu mempertahankan celah tersebut dan dengan cepat menumpuk kembali hingga tertutup. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal. Hingga akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dilakukan hanya dalam semalam. Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui selat Golden Horn yang sudah dirantai. Ide tersebut akhirnya dilakukan, yaitu memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam dan 70-an kapal bisa memasuki wilayah selat Golden Horn.

29 Mei, setelah sehari istirahat perang Muhammad II kembali menyerang total, diiringi hujan dengan tiga lapis pasukan, irregular di lapis pertama, Anatolian Army di lapis kedua dan terakhir pasukan Yanisari. Giustiniani sudah menyarankan Constantine untuk mundur atau menyerah tapi Constantine tetap konsisten hingga gugur di peperangan. Kabarnya Constantine melepas baju perang kerajaannya dan bertempur bersama pasukan biasa hingga tak pernah ditemukan jasadnya. Giustiniani sendiri meninggalkan kota dengan pasukan Genoa-nya. Kardinal Isidor sendiri lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, dan Pangeran Orkhan gugur di peperangan.

Konstantinopel telah jatuh, penduduk kota berbondong-bondong berkumpul di Hagia Sophia, dan Sultan Muhammad II memberi perlindungan kepada semua penduduk, siapapun, baik Islam, Yahudi ataupun Kristen. Hagia Sophia pun akhirnya dijadikan masjid dan gereja-gereja lain tetap sebagaimana fungsinya bagi penganutnya. Makanya karena prestasinya menaklukkan Konstantinopel, Muhammad II kemudian mendapat gelar “Al-Fatih”. Artinya “Sang Pembebas”. Barangkali karena para pelaku sejarah sebelumnya tidak pernah berhasil melakukannya, meski telah dijanjikan nabi SAW.

Namun orang barat menyebutkan The Conqueror, artinya Sang Penakluk. Ada kesan bila menggunakan kata “Sang Penakluk” bahwa beliau seolah-olah penguasa yang keras dan kejam. Padahal gelar yang sebenarnya dalam bahasa arab adalah Al-Fatih. Berasal dari kata: fataha – yaftahu. Artinya membuka atau membebaskan. Kata ini terkesan lebih santun dan lebih beradab. Karena pada hakikatnya, yang beliau lakukan bukan sekedar penaklukan, melainkan pembebasan menuju kepada iman dan Islam. Toleransi tetap ditegakkan, siapa pun boleh tinggal dan mencari nafkah di kota tersebut. Sultan kemudian membangun kembali kota, membangun sekolah –terutama sekolah untuk kepentingan administratif kota– secara gratis, siapa pun boleh belajar, tak ada perbedaan terhadap agama, membangun pasar, membangun perumahan, bahkan rumah diberikan gratis kepada para pendatang yang bersedia tinggal dan mencari nafkah di reruntuhan kota Konstantinople atau Byzantium tersebut. Hingga akhirnya kota tersebut diubah menjadi nama Islambul yang berarti “Kota Islam”. Tapi kini nama tersebut telah diganti oleh Mustafa Kemal menjadi Istanbul. Dan pencarian makam Abu Ayyub sahabat Nabi dilakukan hingga ditemukan dan dilestarikan.

Dan kini Hagia Sophia yang megah berubah fungsi menjadi museum. Jika sahabat semua berkesempatan ke Turki singgahlah kesini.

download biografinya disini
*Referensi dari berbagai sumber
read more “Muhammad Al-Fatih”

Kamis, 25 Oktober 2012

Melatih Otot Pikiran Kita

1. Luangkan 10 menit sebelum tidur untuk membayangkan kejadian-kejadian positif yang dialami selama seharian dan ucapkan syukur kepada Alloh SWT dan berdoa agar ditambah-tambah karunia dari Alloh SWT.
2. Bayangkan juga kejadian-kejadian atau orang-orang yang menjengkelkan dan tidak sesuai dengan harapan kita. mohon ampun kepada Alloh jika kita belum bisa menyikapi kejadian atau orang yang menjengkelkan dengan sikap terbaik. doakan orang tersebut mendapat ampunan dan karunia Alloh SWT.
3. Luangkan waktu 10 menit sebelum tidur untuk membuat harapan-harapan yang membahagiakan, misalnya menyelesaikan proposal proyek dll.
4. Pikirkan Orang-orang yang tidak membuat enak pikiran anda atau anda kurang sreg dengan perilakunya. rencanakan untuk menemuinya sekedar menyapa dan bersalaman dengan beliau.
5.Berlatihlah setiap ada kejadian yang enak, menyenangkan dengan bersyukur kepada Alloh, mengembalikan bahwa semuanya kehendak Alloh SWT.
6. Bertekad dan berlatihlah setiap ada kejadian yang tidak enak, tidak menyenangkan dan tidak sesuai harapan kita untuk membalasnya dengan kebaikan serta dengan sikap yang terbaik yang kita mampu.


- Taburlah gagasan maka engkau akan memanen Pikiran - Taburlah pikiran maka engkau akan memanen Perbuatan - Taburlah perbuatan maka engkau akan memanen Kebiasaan - Taburlah kebiasaan maka engkau akan memanen Karakter


Anthony Robbins memberikan resep tantangan mental, Latihlah setiap hari selama 10 hari:
1. Selama 10 hari mendatang, tepislah pikiran, perasaan, pertanyaan, kata atau metafora negatif.
2. Ketika fokus pada pikiran negatif, tepislah dengan pernyataan solusi.
3. Ketika bangun Pagi, tanyakan pertanyaan yang menggairahkan di pagi hari, sore hari dan sebelum tidur. ii akan membuat anda merasa nyaman dan tenteram.
4. Jika memiliki perasaan, pertanyaan atau perasaan negatif segera tepis, jangan biarkan otot sukses anda digerogoti.

Sunting from : buku "rahasia pribadi sukses"
read more “Melatih Otot Pikiran Kita”

DAFTAR ISI

read more “DAFTAR ISI”

Minggu, 14 Oktober 2012

penerapan metode penemuan terbimbing

ABSTRAK
Supeno. 2012. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Penemuan Terbimbing pada Pokok Bahasan Menghitung Luas Persegi dan Persegi Panjang serta Penggunaannya dalam Pemecahan Masalah di KelasIIi MI Karangpatihan Pulung Ponorogo Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing : Drs. Jumadi, M.Pd

Kata Kunci : Metode penemuan terbimbing, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, respon siswa.

Untuk mewujudkan suatu tujuan pembelajaran yang maksimal peran guru sangatlah penting, guru hendaknya dapat memberikan pembelajaran yang kreatif, inovatif serta dapat melibatkan siswa aktif dalam belajar. Penelitian ini dilaksanakan karena hasil belajar matematika siswa kelas III MI Karangpatihan Pulung Ponorogo masih rendah, rendahnya hasil belajar tersebut karena siswa kurang aktiv dalam pembelajaran, sehingga mereka jenuh dengan pembelajaran guru yang monoton.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang pelaksanaannya dilakukan dalam dua siklus. Pelaksanaan dalam tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Sebagai subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III MI Karangpatihan Pulung Ponorogo tahun pelajaran 2011/2012 sebanyak 13 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan.
Pengumpulan data hasil belajar siswa diperoleh dari tes belajar, data tentang aktivitas siswa diperoleh dari observasi, dan data respon siswa diperoleh dari angket yang diberikan pada setiap siswa lalu dikumpulkan. Kemudian semua data yang terkumpul dianalisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode penemuan terbimbing pada siswa kelas III MI Karangpatihan Pulung Ponorogo tahun Pelajaran 2011/2012 dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I rata-rata yang diperoleh 65,69, pada siklus II adalah 76,15. Ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 84,61 % kemudian naik pada siklus II adalah 92,30%. Keaktifan siswa dalm pembelajaran melalui penerapan metode penemuan terbimbing dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, respon positif terhadap penerapan metode penemuan terbimbing dalam kategori tinggi dan sangat tinggi yaitu pada siklus I respon yang positif adalah 76,92% kemudian pada siklus II adalah 86,15%
Disarankan untuk peneliti selanjutnya dapat memperbanyak sampel penelitian, memperluas ruang lingkup penelitian yang lebih mewakili sampel dan sebaiknya menggunakan instrumen yang sesuai untuk umur dan kemampuan siswa.


download skripsinya disini
read more “penerapan metode penemuan terbimbing”

Rabu, 10 Oktober 2012

thiss too, will pass

Pada suatu hari sang raja meminta kepada tukang emasnya yang sudah tua renta untuk menuliskan sesuatu di dalam cincinnya.
Raja berpesan, “Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu, supaya itupun bisa menjadi pelajaran untuk hidup saya”.
Berbulan – bulan si tukang emas yang tua rentan itu membuat cincinnya, lalu lebih sulitnya menuliskan apa yang penting di cincin emas yang kecil itu. Akhirnya setelah berdoa dan berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya kepada sang raja. Dan dengan tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Yang berbunyi, “ THIS TOO WILL PASS” (DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU”).

Awalnya sang raja tidak terlalu paham dengan apa yang tertulis disana. Tapi suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yang pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu dan ia pun menjadi lebih tenang, “Dan inipun akan berlalu”.
Dan tatkala ia sedang bersenang - senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan yang terdapat dalam cincin itu, lantas sang raja pun menjadi rendah hati kembali.
BETUL!
Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang lagi kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu, “Dan inipun akan berlalu”.
Kalimat ini kalau di renungkan dengan bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup. Tidak ada satupun yang langgeng. Jadi, ketika Anda punya masalah tidaklah perlu terlalu bersedih. Tapi tatkala Anda lagi senang pun, nikmatilah selagi Anda bisa senang.
Ingatlah!
Apapun yang kau hadapi saat ini, semuanya akan berlalu. Dan semoga menjadi berkat untuk Anda dan orang - orang di sekitar Anda.


sunting from http://gevita-chrismadwi.blogspot.com
read more “thiss too, will pass”