Yusril ihza mahendra berkata "Pemimpin lahir dan mati, silih berganti memperjuangkan idealisme, ada kalanya mereka menang, adakalanya mereka tewas dan binasa.
tak ada kata mengalah, dalam memperjuangkan idealisme, walau terkadang banyak pejuang yang kalah dan dikalahkan, natsir dan banyak pengikutnya bisa dikatakan sebagai orang-orang yang tak mengenal kata kalah, namun sering mereka dikalahkan, kalah dan menang, terkadang hanya soal waktu, biarlah idealisme itu tetap tersimpan di hati dan pikiran, suatu ketika dia akan menang".
dalam kepemimpinan sekarang ini kita menghadapi, dalam bahasanya rhenald khasali guru besar UI adalah distruption, perubahan yang cepat dan sulit di prediksi, manajemen bisnis yang dulu dianggap maju sekarang dianggap usang dan ketinggalan zaman, perubahan adalah sesuatu hal yang pasti, gede prama sang begawan manajemen mengatakan hanya ada dua pilihan yaitu inovasi atau mati, dia juga memberikan prinsip kepemimpinan serupa air, ada tiga hal katanya yang kita bisa ambil dari filosofi air yaitu :
1. tidak mengalah
2. tidak mengalahkan
3. sampai tujuan
disini kita bisa ambil pelajaran yaitu air tidak mengalah, kalau ada batu dia akan mengelilinginya, ada halangan memenuhinya, tidak menghancurkan gunung, tapi memmenuhi dan mengelilinginya, tidak mengalahkan, dan akhirnya sampai tujuan.
seorang pemimpin tidak duduk diam dan menunggu tapi bergerak dan menyongsong perubahan, dan pemimpin yang baik adalah bila dia tidak ada manajemen tetap bisa berjalan, karna sistem sudah berjalan, jadi bukan karna orang perorang, dan pemimpin yang baik juga adalah seorang pemimpin yang bisa mengkader pemimpin setelahnya bisa lebih baik dari dirinya.
read more “PEMIMPIN ”
